Berita  

LPS Masih Kejar Kerugian Keuangan Negara Kredit Bermasalah 139 Miliar BPR Karya Remaja Indramayu

Kepala Divisi Kehumasan LPS, Nur Budiantoro saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait penanganan BPR Karya remaja Indramayu, Jumat (19/12/2025).

INDRAMAYU, (NMEDIA.id).- Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) masih terus berupaya melakukan pemulihan kerugian keuangan negara di Bank Perekonomian Rakyat Karya Remaja Indramayu (BPR KRI), kondisi ini mengingat nilai kredit Bermasalah BPR KRI mencapai ratusan miliar

” Kita masih mengkaji ruang lingkup kredit bermasalah di tubuh BPR KRI. Pasalnya, kasus ini terbilang baru bagi LPS meski telah dirumuskan untuk mengambil tindakan pidananya,” ujar Kepala Divisi Kehumasan LPS, Nur Budiantoro saat memaparkan gambaran kasus hukum yang dihadapi BPR Karya Remaja Indramayu,Jumat (10/12/2025) di Indramayu.

Menurut Budi, Saat ini Kejaksaan Tinggi sebagai lembaga koordinator penanganan tindak pidana korupsi telah menindaklanjuti temuan tersebut.

” Proses hukum ini masih berjalan, dan saat ini kasus telah memasuki tahap persidangan,” paparnya.

Kendati demikian, Kata Budi, pihaknya masih terus mengkaji terkait kasus kredit bermasalah BPR Karya Remaja Indramayu, karena ini juga merupakan perundang dan belum pernah ditanggungkan oleh LPS.

” Sebelumnya kita belum pernah melaporkan tindak pidana korupsi. Karena selama yang muncul masalah perbankan saja, karena kita melihatnya ya bank bermasalah,” terang dia.

Masih dikatakannya, karena Perumdam ada ruang kerugian keuangan daerah disitu, akhirnya pimpinan setuju, sehingga diarahkan ke Tipikor.

” Selanjutnya di perkara tipikor ini ada beberapa direksi yang diduga bermasalah. Karena angka yang tadi ditemukan sebagai angka kerugian, proses berjalan kita juga laporan ke penyidik Kejaksaan Tinggi, ” paparnya.

Pihaknya berharap, tambah Budi, dari orang-orang itu (pelaku, red) dengan mekanisme peradilan tipikor akan ada pengembalian.

” Dalam penanganan perkara ini, Kami LPS menaruh perhatian besar pada upaya pemulihan kerugian keuangan negara,” pungkasnya.(Wir/NM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *