INDRAMAYU, (NMEDIA.id). – Warga Desa Rancajawat, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, digegerkan atas penemuan jasad bayi perempuan yang terbungkus plastik di dalam tas, jasad bayi ini diduga dibuang oleh kedua orang tuanya dan ditemukan warga disamping saluran irigasi desa Setempat
Penemuan mayat bayi ini sempat menghebohkan warga setempat, pasalnya, warga penasaran dengan kondisi bayi malang tersebut yang masih bertali pusar dan terbungkus kantong plastik didalam sebuah tas gendong, Untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut, bayi malang ini dibawa ke RS Bhayangkara Losarang Indramayu.
AKBP M Fajar Gemilang melalui Kasatreskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri identitas orang tua bayi serta penyebab pasti kematiannya.
“Kami menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 12.00 WIB terkait penemuan jenazah bayi yang masih berada di dalam tas. Setelah kami lakukan pengecekan ke TKP, benar ditemukan sesosok jenazah bayi perempuan yang masih tertempel tali pusarnya,” kata Arwin.
Ia menyampaikan, aparat kepolisian telah melakukan sejumlah langkah awal, mulai dari olah TKP hingga penyelidikan lanjutan guna mengungkap peristiwa tersebut secara menyeluruh.
“ Kami dari kepolisian melakukan cek TKP, kemudian melanjutkan dengan penyelidikan serta melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian bayi tersebut. Saat ditemukan, bayi sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” ujarnya.
Menurut Arwin, jenis kelamin bayi telah dipastikan perempuan. Namun, terkait usia bayi serta perkiraan waktu kematiannya masih menunggu hasil otopsi dari tim medis.
“ Untuk umur bayi dan berapa lama bayi tersebut meninggal dunia, nanti akan kami sampaikan secara lengkap setelah hasil otopsi keluar. Dugaan sementara, bayi baru dilahirkan karena ari-arinya masih tertempel,” ucapnya.
Selain jasad bayi, polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya barang bukti lain yang ditemukan di sekitar lokasi penemuan. Namun, hal tersebut belum dapat disampaikan ke publik karena masih dalam tahap penyelidikan.
“ Kami lakukan pendalaman terlebih dahulu. Setelah alat bukti kami kumpulkan dan dinyatakan lengkap, mudah-mudahan pelakunya bisa kami amankan. Kami mohon doa dari rekan-rekan semuanya agar perkara ini bisa segera terungkap,” tutur Arwin.
Usai keperluan penyidikan, jasad bayi perempuan tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang Indramayu untuk menjalani proses otopsi guna memastikan penyebab kematian serta mendukung proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. (Wir/NM)












