Berita  

Ribuan Pencari Kerja Berebut 2.468 Lowongan Kerja di Job Fair Indramayu 2025

Antusiasme pencari kerja memadati Job Fair di Kabupaten Indramayu, yang membuka ribuan lowongan dari berbagai perusahaan.(Had/NM)

INDRAMAYU, (NMEDIA.id). – Ribuan pencari kerja di Kabupaten Indramayu ramai ramai mendatangi Job Fair Indramayu 2025 di halaman Kantor Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Kabupaten Indramayu , mereka berebut 2.468 Lowongan Kerja yang disiapkan Pemkab Indramayu.

Perusahaan yang turut serta dalam kegiatan ini berasal dari tiga daerah, yaitu Indramayu, Cirebon, Majalengka. Perusahaan tersebut menawarkan berbagai bidang usaha, mulai dari industri makanan, kesehatan, hingga sepatu atau fashion.

Cantika, salah satu pelamar kerja, menilai kegiatan ini menjadi peluang besar bagi pencari kerja, terutama lulusan baru. Ia optimistis bisa memperoleh kesempatan bekerja melalui proses rekrutmen yang dibuka secara terbuka.

” Jadi nanti ada panggilan langsung untuk tesnya. Menurut aku peluangnya banyak ya, apalagi tadi dijelasin juga banyak lowongan sekitar seribu lebih dan untuk yang fresh graduate atau yang lagi nganggur itu cocok lah, banyak peluangnya juga,” ujarnya. Minggu (30/11/2025)

Cantika juga mengatakan jumlah lowongan yang tersedia memberi pilihan lebih luas bagi pencari kerja. Ia menilai job fair seperti ini sangat membantu mereka yang belum memiliki pengalaman kerja.

“ Syaratnya juga masuk ke kita. Saya lulusan SMK. Semoga dapat segera dipanggil dan diterima kerja,” katanya.

Sementara itu, Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Indramayu, Asep Kurniawan, menyampaikan bahwa antusiasme pencari kerja pada job fair kali ini sangat tinggi. Menurutnya, jumlah pendaftar yang masuk melalui sistem online mencapai hampir 2.000 orang, sesuai dengan target penyelenggara.

“ Peminatnya lumayan luar biasa. Dari pendaftaran online saja kita sudah mencatat ribuan, hampir dua ribu, dan itu sesuai dengan target kita, per sesi 500 sampai empat sesi. Kita cukup bisa menertibkan dengan program supaya lebih optimal,” terangnya.

Asep menuturkan pembagian sesi dilakukan agar pencari kerja dan perusahaan dapat berinteraksi secara lebih efektif. Ia menilai model penyelenggaraan seperti ini membuat proses seleksi berjalan lebih fokus.

“ Mereka juga bisa punya waktu lebih dengan perusahaan untuk menggali informasi yang lebih baik. Lowongan yang tersedia 2.468, dengan 1.068 offline dan 1.414 online. Kalau padat-padat itu kurang efektif, jadi sistem sesi ini sangat membantu,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Asep berharap job fair mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja, terutama lulusan baru tingkat SMK, SMA, maupun mahasiswa. (Had/NM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *